Inilah Pandangan, Fakta Hari Valentine Menurut Agama Islam

Masukangin.net Inilah Pandangan, Fakta Hari Valentine Menurut Agama Islam - Hari valentine biasanya di rayakan setiap tanggal 14 Februarui, tetapi tidak sedikit juga yang tidak merayakan hari bahagia ini. Hari valentine juga punya sebutan yang lain, sebuatn tersebut adalah hari kasih sayang. Dan sebutan inilah yang kebanyakan sering digunakan sehingga sebutannya lebih sederhana dan mudah dipahami.

1. Bukan Merupakan Tuntunan Islam

Berdasarkan pada sejarahnya sendiri hari valentine berasal dari kebudayaan yang berasal dari umat nasrani. Sangat jelas bahwa valentine bukanlah merupakan tuntunan yang berasal dari ajaran Islam. Padahal Allah SWT menjelaskan bahwa kita harus menghindari perbuatan yang  tidak bermanfaat dan menjurus pada perbuatan yang dilakukan suatu kaum. Untuk itu banyak orang Indonesia yang mulai mengerti bahwa perayaan hari valentine menurut Islam memang bukan berasal dari Islam dan kita tidak dianjurkan untuk merayakan ataupun mengikutinya.

2. Tidak Menggambarkan Pribadi Seorang Muslim

Merayakan hari valentine menurut Islam tidak menggambarkan seorang muslim yang taat. Untuk itu semua perbuatan dan kebiasaan yang tidak sesuai dengan Islam harus kita hindari dan kita dilarang untuk meniru mereka. Rasulullah SAW bersabda hal ini dalam sebuah hadits yang berbunyi “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud). Untuk itu kita sebagai umat Islam memang dilarang untuk meniru perbuatan orang yang tidak seiman dengan kita agar kita terlindung dari kebiasaan dan pengaruh kepercayaan mereka.

3. Berasal dari Upacara Keagamaan Romawi

Berdasarkan sejarah hari valentine merupakan hari perayaan gereja di Romawi yang bertepatan dengan meninggalnya St. Valentine pada 14 Februari. Dimana para penganut kristen katolik di Roma berkumpul untuk merayakan perayaan gereja dengan segala macam nuansa agama Kristen. Penetapan hari valentine sebagai hari perayaan keagamaan di Romawi bertujuan untuk lebih mendekatkan lagi ajaran Kristen pada kehidupan mereka. Hari valentine tersebut diresmikan oleh Paus Gelasius I pada 426 M.

4. Penghormatan Tokoh Nasrani

Hal yang membuat hari valentine dilarang dalam Islam selanjutnya karena hari valentine menurut Islam merupakan sebuah perayaaan untuk menghormati tokoh nasrani yaitu St. Valentine. St. Valentine dianggap sebagai pahlawan yang berjuang dan membela cinta bagi umat Kristen. Bayangkan jika memang kita mengaku sebagai umat Islam dan mayakini agama Allah SWT, untuk apa kita mempercayai pahlawan agama lain dimana kita tidak mengimani agamanya juga. Untuk itu kita harus bijak dalam menentukan sikap, apapapun budaya yang datang dari luar harus kita telusuri terlebih dahulu apakah baik atau tidak untuk kita tiru.

5. Hari Valentine Tersamarkan

Inilah yang kadang membuat umat Islam hanyut dalam budaya yang memang bukan bagian dari ajaran Islam. Sehingga pemahaman mereka tertutup karena adanya penyamaran pemahaman yang dihiasi dengan kebudayaan modern. Salah satunya terjadi pada kebudayaan hari valentine yang sekarang ini kita anggap sebagai hari kasih sayang. Hal ini membuat banyak umat Islam ikut merayakan hari kasih sayang yang hakikat sebenarnya adalah hari valentine yang merupakan perayaan bagi umat nasrani.

6. Konsep Kasih Sayang yang Tidak Sesuai

Konsep kasih sayang dari hari valentine menurut Islam juga tidak sesuai dengan apa yang diyakini Islam sebagai kasih sayang yang hakiki. Dalam Islam juga tidak dibenarkan adanya pacaran atau berpasangan sampai terikat dalam suatu penikahan. Islam tidak membenarkan adanya perayaan kasih sayang atau mengungkapkan cinta bila belum terjalin suatu hubungan dalam pernikahan. Untuk itu konsep kasih sayang dan cinta dalam hari valentine dengan Islam tidaklah sesuai.

7.Kasih Sayang itu Setiap Hari

Islam adalah agama yang penuh dalam cinta dan kasih sayang, sebagaimana Rasulullah selalu mengajarkan untuk selalu berbagi cinta, ketulusan, dan kasih sayang kepada orang disekitar kita. Dalam menyebarkan agama Islam juga tidak pernah dibenarkan adanya paksaan ataupun kekerasan apapun untuk mengajak orang masuk Islam. Kasih sayang memang seharusnya tidak dirayakan hanya dengan 1 tahun sekali namun setiap hari adalah saatnya berbagi kasih sayang kepada setiap orang disekitar kita.

8. Pemborosan yang Mengatasnamakan Cinta

Cinta seharusnya diartikan sebagai sesuatu yang tulus dan juga bersih. Kita semua tahu menjelang hari valentine tiba semua produk yang berhubungan dengan hari kasih sayang seperti coklat, bunga, permen, kado, dll laku keras dibeli oleh masyarakat. Padahal hal ini menggambarkan perbuatan boros yang tidak sesuai dengan anjuran Allah. Allah SWT juga sangat tidak menyukai perbuatan boros apapun. Kita harus menyadari bahwa masih banyak orang yang kesulitan mendapatkan makanan, apakah kita patut merayakan sesuatu dengan menghamburkan uang kita. Padahal membantu dan mengasihi orang yang kesulitan lebih menggambarkan arti cinta kepada sesama yang sebenarnya.

9. Merusak Moral Umat Islam

Sebagai umat Islam kita harus hati-hati ketika datang suatu budaya tertentu. Kita harus pintar menelaah dari manakah asalnya dan apakah benar apabila kita jalankan. Hari valentine menurut Islam adalah salah satu budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, perayaan hari valentine menurut Islam juga bisa merusak moral umat Islam karena jika tergiur untuk mengikuti suatu budaya yang sebenarnya bertentangan, kita akan dengan mudah mengikuti budaya lainnya yang juga bertentangan. Untuk itu mari kita jaga keimanan dan kecintaan kita pada Islam dengan cerdas memilih sebuah budaya.

10. Menyeru pada Perbuatan Zina

Kita tahu bahwa perbuatan zina adalah dosa besar yang harus dihindari oleh umat Islam yang taat. Islam juga tidak pernah membenarkan adanya pacaran atau berpasangan tanpa ikatan pernikahan. Semua yang dilakukan oleh pasangan yang belum menikah adalah dosa dan sangat dilarang oleh agama.

Hal ini karena berpacaran bisa mendekatkan semua orang yang melakukannya ke dalam perbuatan zina. Untuk itu Islam sangat melarang umatnya untuk mengikuti salah satu perayaan kasih sayang yang konsepnya memang tidak sejalan dalam memaknai arti cinta dalam kehidupan.

Demikian sedikit ulasan mengenai Fakta Hari Valentine Menurut Agama Islam yang diperingati setiap tanggal 14 februari. Ada banyak cara para remaja memanfaatkan momen ini, ada yang menggunakanannya untuk momen yang positif dengan berbagi hijab atau berbagi barang-barang bermanfaat lainnya. Semuanya sebenarnya kembali kepada kita, apakah kita mau merayakannya atau tidak. Kembalikan semuanya kepada hati nurani anda, jika merasa nyaman maka lakukan, jika tidak maka tinggalkan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Inilah Pandangan, Fakta Hari Valentine Menurut Agama Islam"

Posting Komentar